Apa Mikrosefalus itu sama dengan autis?

Diposkan oleh admin on Kamis, 20 Desember 2012

Q. semalam istri saya USG dan kata dokter lingkar kepala bayi kami kecil atau sering disebut dengan mikrosefalus.apa setelah bayi kami lahir akan mengalami keterbelakangan mental??kata dokter bisa saja bayi yang mengalami mikrosefalus setelah lahir bisa normal.tapi,istri saya takut sekali,dan ini membuat dia jadi stres.lalu apa ada makanan atau sejenis vitamin yang bisa membantu menanggulangi sejak dalam kandungan.istri saya sekarang hamil 7 bulan lebih 1 minggu.
Mohon para senior yang bisa membantu.agar istri saya bisa sedikit tenang...
Terima kasih.

A. Mikrosefalus adalah suatu kondisi medis di mana lingkar kepala lebih kecil daripada ukuran normal karena otak tidak berkembang dengan baik atau telah berhenti tumbuh. Mikrosefalus nampak pada saat kelahiran atau mungkin berkembang dalam beberapa tahun pertama kehidupan.

Hal ini paling sering disebabkan oleh gangguan kelainan genetik yang mengganggu pertumbuhan korteks serebral selama bulan-bulan awal perkembangan janin. Hal ini terkait dengan sindrom Down, sindrom kromosom, dan sindrom neurometabolic. Bayi mungkin dilahirkan dengan microcephaly jika selama kehamilan ibu memiliki kebiasaan menyalahgunakan obat-obatan atau alkohol, terinfeksi cytomegalovirus, virus rubela, teracuni bahan kimia tertentu.

Gejala
gejala yang muncul pada bayi:
# keterbelakangan mental,
# tertunda fungsi motorik dan bicara,
# kelainan wajah
# perawakan pendek,
# hiperaktif
# kejang,
# kesulitan dengan koordinasi dan keseimbangan
# kelainan neurologis.

Perawatan
Tidak ada pengobatan untuk microcephaly yang dapat mengembalikan kepala anak ke ukuran normal atau bentuk. Perawatan berfokus pada cara-cara untuk mengurangi dampak neurologis terkait cacat dan cacat. Anak-anak dengan keterlambatan perkembangan microcephaly dan biasanya dievaluasi oleh pediatrik neurolog dan diikuti oleh tim manajemen medis.

kenapa kulit bayi mengelupas dan keluar bercak merah?
Q. anak kami setelah lahir umur 12 hari keluar bercak merah dan diiringi mengelupasnya kulit dan seperti jerawat setelah saya periksakan kedokter katanya alergi kalau boleh sharing mungkin bisa berbagi pengalaman

A. bayi kulitnya sensitif sekali, keponakan saya anaknya juga mengalami hal demikian, keluar bisul2 besar dan membuat anaknya rewel. setelah diperiksa dokter katanya alergi laktosa, jadi dia ga bisa minum susu sapi atau asi. sehingga dia menggunakan susu kacang. mungkin anda juga dapat mencobanya.
untuk mengobati bisul yang timbul, oleskan Oleskan Ionic Silver gel adalah suplemen kulit alami multi fungsi, dapat membunuh berbagai macam virus, bakteri, kuman dan jamur, meningkatkan sistem imun terhadap berbagai penyakit kulit, membantu regenerasi sel dan jaringan yang rusak, tidak ada efek samping, tidak ada over dosis, aman digunakan bersamaan dengan obat-obatan / jamu, tidak menyebabkan ketergantungan, aman untuk semua umur.
bermanfaat untuk menjaga kulit tetap sehat, mencegah dan mengobati infeksi pada kulit, menyembuhkan berbagai macam permasalahan kulit, mata ikan, bintitan, cacar air, jerawat, alergi kulit, panu, kadas, kurap, gatal, bisul, menghambat penuaan dini, mencerahkan dan menghaluskan kulit, mengurangi kerutan dan mengencangkan kulit, menyamarkan flek, noda dan bercak dikulit, dapat digunakan sebagai dasar bedak, sunblock, mengawetkan riasan wajah.
cara pakai : oleskan 2-3 tetes pada kulit yang bermasalah
untuk perawatan : 2x sehari pagi dan malam
untuk pengobatan : 4x sehari / tiap 3 jam
untuk pemesanan : Hubungi Rere 0878 878 98 878
Harga : Rp. 30.000 ukuran 60 ml
(Harga belum termasuk ongkos kirim)

teman saya keluar flek,lendir,darah pada usia kandungan 27 minggu,kemungkinan prematur kata dokter?
Q. apabila meminum obat, apakah kemungkinan bayi tidak lahir prematur?ini anak pertama..makasih yah atas jawabannya..:)

A. Persalinan prematur sering kali tidak diketahui penyebabnya. Menurut penelitian di Indonesia dilaporkan bahwa sekitar 60%-70% di antaranya terjadi akibat adanya infeksi baik di dalam kandungan maupun di luar kandungan. Penyebab lain mungkin berhubungan dengan adanya pre-eklampsia yaitu kondisi kehamilan dengan komplikasi tekanan darah tinggi, keluarnya protein di urin, dan bengkak di kedua tungkai.

Beberapa risiko terjadinya persalinan prematur di antaranya adalah apabila: (1) terdapat robekan selaput ketuban sebelum waktunya, (2) pernah mengalami persalinan prematur sebelumnya, (3) kehamilan kembar, (4) riwayat operasi pada perut selama kehamilan misalnya operasi usus buntu, (5) cairan ketuban terlalu sedikit, (6) pernah mengalami perdarahan dari kemaluan setelah kehamilan 16 minggu, (7) bentuk rahim yang tidak normal, (8) ibu berusia kurang daripada 16 tahun, (9) riwayat infeksi ginjal atau kandung kemih, (10) menderita keputihan, (11) pelepasan ari-ari sebelum waktunya, (12) pekerjaan fisik yang berat, (13) merokok selama kehamilan, (14) menggunakan obat-obatan dengan efek samping timbulnya kontraksi rahim, misalkan obat flu.

Gejala persalinan prematur adalah: bila terdapat penambahan jumlah lendir di vagina, adanya rasa kram seperti haid yang hilang timbul, terasa adanya tekanan dengan irama yang teratur di daerah panggul, sakit punggung yang berhubungan dengan rasa kram di perut. Mereka yang mengalami hal seperti di atas hendaknya langsung menghubungi pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Dokter akan menilai gejala Anda dan memeriksa panggul untuk melihat sejauh mana mulut rahim anda membuka dan menipis. Akan digunakan alat monitor di luar rahim untuk mengukur dan menilai kontraksi rahim yang terjadi. Kemudian akan ditentukan apakah kehamilan tersebut masih dapat dipertahankan atau tidak.

Semakin lama kehamilan Anda berlanjut, semakin baik kemungkinan bayi untuk bertahan setelah dilahirkan dan mengurangi lama waktu perawatan bayi berada dalam perawatan intensif. Mempertahankan kehamilan juga harus dipertimbangkan keadaan ibu dan kesejahteraan janin di dalam rahim, sehingga dapat diputuskan apakah mempertahankan janin dalam rahim akan lebih baik dibandingkan bila bayi segera dilahirkan. Pada beberapa keadaan tertentu seperti oligohidramnion (kurangnya air ketuban dalam kantung amnion), mungkin akan lebih baik janin hidup di luar kehamilan dibandingkan dengan dipertahankan di dalam rahim.

Beberapa pengobatan yang dapat diberikan untuk menghentikan adanya persalinan prematur di antaranya adalah: rawat inap dengan tirah baring (bed rest) di rumah sakit dan memonitor timbulnya kontraksi rahim yang berkelanjutan, pemberian obat untuk menghentikan kontraksi rahim, pemeriksaan laboratorium darah, air kemih dan sel-sel mulut rahim dan vagina untuk memastikan adanya infeksi, melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk memeriksa kondisi janin, usia janin, letak dan melihat posisi janin dalam rahim serta letak dan adakah pelepasan plasenta, bila mungkin melakukan pemeriksaan cairan ketuban (amniosintesis) dan menilai apakah paru-paru bayi sudah matang atau belum. Dengan demikian keputusan tindakan selanjutnya pada persalinan prematur ini dapat dipertimbangkan secara matang.

Berikut beberapa saran bila Anda mempunyai risiko mengalami persalinan prematur: mengunjungi dokter setiap 2 minggu setelah kehamilan trimester kedua (20 minggu sampai 40 minggu atau 5 bulan sampai cukup bulan) untuk memeriksa dan menilai keadaan kehamilannya, istirahat cukup, menjaga kebersihan alat kelamin Anda, belajar mengenali kontraksi rahim dengan perabaan tangan Anda pada perut. Periksa adanya kontraksi rahim Anda secara teratur dan catat kontraksi tersebut dalam buku catatan kecil Anda, belajar tentang tanda dan gejala lain dari persalinan prematur serta menghubungi pelayanan kesehatan Anda jika Anda memiliki tanda dan gejala dari persalinan prematur. Hindari rangsangan pada puting susu Anda (karena dapat menyebabkan kontraksi rahim) serta menghindari hubungan seksual jika orgasme atau hubungan seksual tersebut menyebabkan kontraksi rahim akibat adanya cairan sperma dalam vagina.

Bagaimana cara mengetahui kl bayi mengalami kolik pada lambung!?
Q. karena bayi saya sudah tidak mau asi lagi dan skr minum susu, saya takut anak saya mengalami gangguan pada lambung, sedangkan anak saya baru umur 4 bulan. Bgm cara mengetahui kl bayi mengalami kolik!

A. Kolik bukanlah suatu diagnosa, namun sebuah deskripsi. Kolik bisa disebabkan karena kram atau nyeri perut bayi yang sistem pencernaannya belum sempurna. Gejala ini sering muncul pada bayi yang diberi susu botol dan sensitif terhadap susu sapi. Kolik umumnya terjadi pada beberapa hari atau beberapa minggu setelah lahir. Saat kolik, bayi sering meregangkan kedua kaki sambil menangis,terutama setelah makan. Ia bisa mengalami konstipasi atau terjadi perubahan warna tinjanya.

Apabila bayi masih minum ASI, maka perlu juga memperhatikan makanan ibunya. Karena makanan ibu dapat mempengaruhi terjadinya kolik melalui ASI. Jenis bahan makanan ini contohnya susu sapi, produk susu seperti keju dan lainnya, alkohol, teh, coklat dan kopi. Bumbu juga juga bisa menjadi pemicu kolik, seperti cabe, lada, bawang Bombay dan bawang putih. Bahkan buah-buahan semacam jeruk, anggur, strawberry. Selain itu juga buah berbiji seperti ceri dan aprikot juga harus dihindari.

Beberapa bayi yang diberi susu botol sering malah sensitif atau laergi pada susu sapi. Jika Anda ingin mengganti susu formula bayi, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Terutama bila ingin mencoba memberi susu formula dari kedelai. Karena meskipun banyak bayi yang cocok, namun susu ini bisa bersifat asam dan terlalu banyak kandungan gulanya. Ini tak baik bagi bayi. Alternatif lain, susu hipoalergenik bisa diberikan kepada bayi, cuma rasanya mungkin tidak enak dan harganya yang mahal.

kolik sering terjadi karena bayi tak sengaja menelan udara saat makan atau disusui. Jika bayi anda diberi susu botol, maka pastikan apakah lubang di mulut botol sudah sesuai bagi bayi. Jangan sampai bayi Anda sulit menghisap susu karena lubang yang terlalu besar atau terlalu kecil. Karena ini bisa menyebabkan ia tersedak dan menelan udara.

Tidak ada sebab atau perawatan yang pasti untuk kolik,namun ada kondisi bayi yang mirip dengan kolik, ini didiagnosa sebagai reflux gastroesophageal (RGE). Refluks adalah reaksi asam lambung yang berulang dan menyebabkan gejala masalah pencernaan bayi. Salah satu tandanya adalah tangisan kesakitan yang berkepanjangan. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang RGE bisa dilihat di sini:
http://www.sehatgroup.web.id/guidelines/isiGuide.asp?guideID=20




Powered by Yahoo! Answers

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar